Latest News :

SEJARAH TENTANG NAMA DUSUN SRATU

Posted by at Sabtu, 01 Agustus 2015





ASAL MULA NAMA DUSUN SRATU

Pada zaman dahulu ada seorang Prabu yang biasa dipanggil Prabu Lembu Amisena. Pada saat itu permaisuri sedang bersembahyang di Sanggar Pamujan sekitar Patirtan atau sumber mata air sendang yang terletak agak jauh dari istana, ternyata Patih Jayasinga memanfaatkan waktu itu untuk melaksanakan bersembahyang dan keluar dari Sanggar Pamujan langsung disergap dari belakang oleh prajurit pengikut Patih Jayasinga. Sang Prabu sangat terperanjat dan terjadilah dialog dengan Patih Jayasinga yang menghadang dihadapannya :

“Ada apa ini kakang patih?”
“Maaf kalau menganggap saya telah lancang dan murangtata (tidaksopan), tapi yang jelas mulai hari ini sayalah raja Ngurawan.

Prabu Lembu Amisena tak percaya apa yang sedang terjadi, sambil berucap :

“Kakang Patih, sun iki ratu ….Sun Ratu !”   *(Saya ini raja …. Saya Raja !).
“Sekarang tidak ! Sun sing ratu !”   *(Sayalah yang raja)

Akhirnya Prabu Lembu Amisena dan permaisuri dimasukkan ke dalam Pakunjaran kraton (Penjara Istana) dan Patih Jayasinga menduduki tahta sang prabu. Para putra putri Prabu Lembu Amisena dan keluarga kerajaan yang masih setia telah meninggalkan istana begitu mendengar sang prabu ditangkap oleh patihnya sendiri, dengan rencana untuk merebut kembali Kerajaan Ngurawan.
Dari ucapan “SUN RATU” (artinya Saya Raja) itulah akhirnya menjadi nama tempat, dimana Prabu Lembu Amisena dan permaisuri Kanjeng Ratu Lebdasari ditangkap oleh Patih Jayasinga dan pengikutnya, yaitu di Dusun “SRATU” sekarang ini.


Sumber :
Teguh Tri Yulianto
 Kelas Dua Belas (XII TKJ-2)
SMK NEGERI 1 BAURENO

Share this Post :

0 komentar: